Kamis, 14 Juli 2011

My Best Friend Forever

 A real friend is one who walks in when the rest of the world walks out.






"One's best friend is one self." 

The following Girl Scouts Motto has been submitted by many people in varying forms, so I've just placed the three most popular versions on:
1) "Make new friends and keep the old, one is silver and the other gold"
2) "Make new friends, both young and old, one in Silver, the other Gold."
3) "Make new friends but keep the old, some are silver and others are Gold"
4}"I have a hand, and you have another; put them together and we have each other." 

Love her like she love me  ^__^

Selasa, 03 Mei 2011

Me and Love story part 4

2006
adalah ketika aku memutuskan untuk pergi ke kalimantan, niatku cuma satu, mencari tantangan. aku tidak perduli dengan uang, aku juga tidak perduli dengan jauhnya kalimantan. ayah bilang iya, dan akhirnya aku pergi.
dan...ya jalan tidak pernah mudah untuk dilalui...mulai dari hangusnya seluruh barang-barangku karena kebakaran yang melahap kantor hingga perseteruan antara para distributor ditempat kerja. nyatanya aku menikmati perjuanganku di kalimantan. jauh dari keluarga...dan aku merasa sangat hebat bisa sejauh ini melangkah

2007
aku bertemu yoan...seorang sahabat yang ahirnya banyak mempengaruhi hidupku. pertemuan kami sangat lucu. waktu itu yoan sangat kaya, dan aku hanyalah ahli gizi tempat untuk konsultasi. tidak perlu waktu lama bagi kami untuk langsung akrab. bagi yoan aku adalah gadis lugu yang tulus, karenanya dia sangat menerimaku masuk kekehidupannya yang sangat berliku. waktu itu yoan seorang janda dengan 1 anak. pernikahannya yang dulu hancur karena suaminya selingkuh. dan yang paling menyakitkan, dia mendapatkan beberapa siksaan di tubuhnya.

dari sini yoan banyak mengajarkanku keikhlasan, lebih dari sebuah kata-kata dan teori yang hanya terbaca di buku2 religi. yoan menggemblengku tentang keikhlasan. setahun bersamanya merubah banyak hal dalam hidupku. termasuk ketika dia memperkenalkanku dengan mas weldy...ya itulah pertama kali aku belajar bagaimana keikhlasan diuji. berusaha untuk mengembalikan semua kepada Allah. aku bahagia karenanya. meskipun akhirnya ceritaku dengan mas weldy pun kini hilang tak menyisakan apapun.
aku menganggap itu adalah hadiah dari yoan..
ya..sebuah kisah mungkin hanya sekilas, tapi sebenarnya dia merubah banyak hal tanpa kita sadari.

GALAU

galauku di malam bisu...
memecahkan seribu lamunan yang membawaku ke masa lalu
pemberontakan dalam kalbu akhirnya tiada guna
sesak...seperti tidak ada udara
hawa hitamku yang menyeruak...itu juga karena mimpi masa lalu
dan....
ketika langkahku terbentur!
aku masih mencoba tersenyum, pada sebuah manusia dengan karakter tak jauh beda
sungguh ego itu lebih keras dari sebuah batu, dan aku hanyalah sebuah angin
perlu gelombang dasyat untuk memecahkan batu itu
adakah aku mampu?
tidak untuk saat ini, saat dimana aku juga tak ubahnya seperti angin tak tentu arah
bahkan unuk kerikil pun tak sanggup kuterbangkan..
aku lemah....
lebih lemah dari angin yang membantu kupu-kupu menari
lebih lemah dari sebuah angin diterik matahari
dan aku ...
sangat sendiri

Selasa, 22 Maret 2011

22 Maret lagi

Entah kenapa aku tidak bisa melupakan tanggal itu

3 tahun yang lalu aku begitu bahagia, dan aku selalu berpikir inilah happy ending yang selalu ada di dalam buku-buku dongeng antara putri dan pangeran
Dan sekarang, itu hanyalah seperti mimpi yang tidak pernah benar-benar terjadi
hanya 2 minggu kebahagiaan itu, lalu berubah jadi mimpi buruk yang selalu menghantui ku hingga hari ini
Aku masih berusaha untuk menghormati betapa sakralnya sebuah pernikahan, namun untuk mempercayainya...seperti sebuah hal yang mustahil
oke, aku melihat begitu banyak teman-teman yang akhirnya berkeluarga, punya anak dan bahagia
tapi sekali lagi aku tidak bisa mempercayainya untuk alasan apapun, terlebih ketika aku menemukan seseorang yang benar-benar mencintaiku, lalu aku melihat ketidakmungkinan diantara kita...cinta seperti sebuah bayangan, hanya bayangan yang bisa dilihat namun sangat mustahil untuk menjadi nyata

aku benci menjadi seperti ini...
aku benci 22 maret
dan aku sangat sangat membencinya
laki-laki itu....Tunas matin pribadi

Minggu, 13 Maret 2011

Sebuah cinta hanya untuk dinikmati

Raguku seperti lenyap seketika..
Untuk satu kebodohan yang sangat bodoh
Karena banyak sesuatu yang membuatku mual
Maka aku berhadapan dengan hal ini
Namun saat ini perutku seperti mual
Bukan karena ragu yang hadir (dan kurasa dia tidak akan pernah hadir)
Tapi karena aku masih meyakininya ketika dia sudah benar2 menyerah
Aku benci mencintainya......

(Setelah menangis semalaman untuknya)

Sabtu, 05 Maret 2011

Tentang si Bungsu..

8 Agustus 1994
Aku sudah merasa terlalu tua untuk punya adik lagi....tapi teryata Tuhan memberiku, tidak seperti doa yang tiap hari kupanjatkan.."aku ingin adik kembar perempuan dua-duanya"...Ternyata Dia memberiku seorang adik laki-laki dan dia tidak kembar.

Aunu Rofiq...begitu ayahku memberinya nama. Tidak keren menurutku, seharusnya ayah memberinya nama Fernando atau Sergio karena saat itu aku lagi demam telenovela. Tapi Aunu rofiq, bukannya malah terdengar seperti penyanyi dangdut..>,<

Okay mungkin dia tidak pernah suka musik dangdut, dari kecil hingga sekarang 16 tahun.Yang  kutahu selera si Aunu Rofiq ini tidak beda jauh dari aku, bukan karena aku kakaknya tapi karena dari kecil aku sudah sering mengomelinya kalau dia bersikap kampungan bin lebay. nahhh ternyata apa yang kuajarkan tidak sia-siakan?

Dibandingkan aku dengan Fathur Ridwan, adikku yang pertama. Aunu Rofiq memiliki kualitas otak dan IQ yang lebih baik, bukan karena kami bodoh atau semacamnya, si Aunu Rofiq ini hanya lebih baik di exact dan hitung-hitungan...aku mencoba mengingat apa saja yang diberikan ibuku untuknya. kenapa aku begitu membenci matematika dan tidak seperti dia yang selalu mendapatkan nilai bagus dalam soal hitungan. kami sama-sama mendapatkan ASI dari sumber yang sama. Bahkan susu tambahan dan makanan lain seingatku juga tidak ada yang istimewa...oke itu mungkin faktor keberuntungan nya si Aunu Rofik.

Tapi ketika sejak kecil dia selalu sakit-sakitan dan sering keluar masuk rumah sakit, aku dan mungkin juga Fathur ridwan merasa sangat bersalah. bukan apa-apa karena aku dan Fathur ridwan tidak pernah menderita penyakit apapun kecuali flu jika kami main hujan-hujanan, tapi Aunu Rofiq ini sejak kecil sudah didiagnosa dokter berbagai macam penyakit seperti ; Alergi, asthma, gastritis, TBC, types serta dia gampang sekali terkena virus. harusnya Tuhan membagi penyakit-penyakit itu kepada kami bertiga dan bukan menumpuknya ditubuh Aunu Rofik. Tapi ya..mungkin itu cara Tuhan mendidik Aunu Rofik, menjadikannya berbeda diantara kami. Meskipun sebenarnya dia sudah sangat berbeda. sejak dia dilahirkan aku merasa dialah anak ayah ibu yang paling disayang, kami sering sekali berebutan untuk mencium pipinya. Jika dia menangis, ibupun tidak segan untuk memarahi kami meskipun kadang itu bukan salah kami. Mungkin juga perbedaan itu karena waktu itu Aunu Rofiq sering sakit-sakitan sehingga wajar kalau ibu lebih memperhatikannya.

Dan sekarang ketika si youngest son ini sudah 16 tahun, dia masih saja tampak berbeda diantara kami. Salah satunya adalah dia masih saja suka nonton film kartun, tak perduli film apapun. Aku masih ingat waktu dia kelas 2 SMP dan masih tertegun melihat teletubbies :D, waktu itu setiap kali dia menonton film yang seharusnya ditujukan untuk komunitas playgroup itu aku selalu berdoa semoga nantinya dia akan baik-baik saja. (^__^)
 Aunu Rofiq adalah pribadi yang unik, diluar kesukaannya pada film kartun. Dia sangat pintar menabung. untuk hal ini aku selalu membayangkan kalau saja aku memiliki sifat hemat nya, tentu saat ini aku sudah punya rumah dan kendaraan dari hasil jerih payahku. Aku kadang tidak habis pikir bagaimana dia tidak tergoda untuk membeli sesuatu dan hanya menumpuk uang sakunya di dompet. Pada saat-saat tertentu kebiasaan baiknya ini membantu ibuku ketika dia perlu membeli buku pelajaran dan keuangan keluargaku sedang tidak stabil. Aku selalu membayangkan bahwa suatu saat nanti Aunu Rofiq bisa menjadi kaya raya dengan kebiasaannya itu.
Ada satu yang tidak bisa dilepaskan dari Aunu Rofiq..sifat gilanya pada binatang. Kenapa gila? ya karena dia sudah menganggap kucing seperti cewek cantik...bukan saja kucing, terakhir kulihat dia memelihara tikus (apasih dia menyebutnya, tapi yang jelas binatang itu tikus berwarna putih) dan aku melihatnya bermain dengan si tikus ini sudah diluar batas kenormalan seorang manusia (hehehe) seperti mendekapnya, menciumi atau bahkan meletakkan hewan menjijikkan ini di pipinya... ahhhh aku hanya bergidik jijik melihat polah si anak bungsu ini. Aku juga melihat di Facebook nya berisi banyak foto kucing yang menurutnya imutt, dan aku tak habis pikir dimana sih letak ke-imut-annya. (anybody explain me please..)

Okay lupakan sifat Aunu Rofiq yang setengah gila itu, sekarang lebih baik aku membahas sifatnya yang suka menyendiri dan kadang over sensitive. Aku pikir hal itu disebabkan karena sejak kecil dia sering sakit, jadi sedikit banyak hal itu mempengaruhi pola pikirnya ketika dewasa.Tapi aku lihat sekarang teman-temannya sudah mulai banyak.

Aku tahu menuliskan sesuatu tentang Aunu Rofiq tidak akan ada habisnya. Jadi lebih baik suatu hari nanti aku menuliskan lagi sesuatu tentangnya. Mungkin ketika nanti dia bercerita padaku bahwa dia sedang jatuh cinta, tapi bukan pada kucing tentunya.

Satu hal yang pasti Aunu Rofiq adalah nyawaku, aku masih berdiri tegak kadang juga karena aku tahu ada seorang adik yang selalu merindukanku ketika aku pergi jauh atau karena masalah yang selalu memukulku. Aku selalu punya semangat hidup darinya.

Aunu Rofik...ya dia adalah adikku.

Jakarta, 5 Maret 2011 3:44 PM