adalah ketika aku memutuskan untuk pergi ke kalimantan, niatku cuma satu, mencari tantangan. aku tidak perduli dengan uang, aku juga tidak perduli dengan jauhnya kalimantan. ayah bilang iya, dan akhirnya aku pergi.
dan...ya jalan tidak pernah mudah untuk dilalui...mulai dari hangusnya seluruh barang-barangku karena kebakaran yang melahap kantor hingga perseteruan antara para distributor ditempat kerja. nyatanya aku menikmati perjuanganku di kalimantan. jauh dari keluarga...dan aku merasa sangat hebat bisa sejauh ini melangkah
2007
aku bertemu yoan...seorang sahabat yang ahirnya banyak mempengaruhi hidupku. pertemuan kami sangat lucu. waktu itu yoan sangat kaya, dan aku hanyalah ahli gizi tempat untuk konsultasi. tidak perlu waktu lama bagi kami untuk langsung akrab. bagi yoan aku adalah gadis lugu yang tulus, karenanya dia sangat menerimaku masuk kekehidupannya yang sangat berliku. waktu itu yoan seorang janda dengan 1 anak. pernikahannya yang dulu hancur karena suaminya selingkuh. dan yang paling menyakitkan, dia mendapatkan beberapa siksaan di tubuhnya.dari sini yoan banyak mengajarkanku keikhlasan, lebih dari sebuah kata-kata dan teori yang hanya terbaca di buku2 religi. yoan menggemblengku tentang keikhlasan. setahun bersamanya merubah banyak hal dalam hidupku. termasuk ketika dia memperkenalkanku dengan mas weldy...ya itulah pertama kali aku belajar bagaimana keikhlasan diuji. berusaha untuk mengembalikan semua kepada Allah. aku bahagia karenanya. meskipun akhirnya ceritaku dengan mas weldy pun kini hilang tak menyisakan apapun.
aku menganggap itu adalah hadiah dari yoan..
ya..sebuah kisah mungkin hanya sekilas, tapi sebenarnya dia merubah banyak hal tanpa kita sadari.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar