Selasa, 01 Maret 2011

episode: sadness

Ini sudah 3 tahun, seharusnya aku memperingati hari bahagia, kalau saja itu tidak berakhir
bukan lagi karena cinta...aku sudah sangat membencinya, tapi rasa hormatku akan sakralnya pernikahan masih tersisa, bahkan ketika aku tidak menginginkannya lagi
Ini sudah 3 tahun dan ini berakhir 2 tahun yang lalu... aku menyesal meski kadang penyesalan hanya berujung pada satu kenyataan pahit : ini bukan salahku. tapi tetap saja inilah yang terjadi
Dan setiap tahun aku sadar bahwa begitu banyak air mata yang terbuang sia-sia, karena hal bodoh tak bisa melupakan. tapi bukan sekedar tak bisa melupakan. aku telah membencinya...sangat membencinya...seperti kebencian yang telah diajarkannya padaku yang mungkin akan terbawa hingga saatku mati
Jadi aku telah memikirkannya, sepertinya tak bisa pulang lagi saat hari raya...aku tetap tak siap dengan sakit yang lebih menyiksa lagi. aku tidak kuat, aku terlalu lemah untuk sebuah kesendirian yang tak berujung, bahkan ketika makhluk dari mars itu datang dan memberiku senyuman diantara air mata dan kedukaan, aku tahu bahwa mungkin suatu saat kisah ini akan berujung, dan ya...saat ini aku seperti sedang menanti sakit yang lebih parah lagi. 
jadi lebih baik aku menunggu dan berkonsentrasi pada kerutan di wajah ini, atau  apa saja yang belum bisa kubeli hingga saat kumati. karena untuk memikirkannya aku sudah sangat takut setengah mati. takut dia pergi, takut dia menyakiti, takut bahwa akhirnya hati ku benar-benar mati.

Jakarta 1 Maret 2011 11.53 PM


Tidak ada komentar:

Posting Komentar